Berharap wafat -Dampak suplemen tanpa asupan makanan

Tue, 14 Jan 2020 10:33pm (5-tahun lalu)

Saya berada di Tangerang, islamik, kelapa dua. Ditempat saudara yang kediamannya layaknnya tempat-tempat lainnya rumah kontrakan bedeng sekedarnya Jakarta. Tidak ada bedanya kehidupan pada tahun masa Saya aktif di Jakarta tahun 2010-an atau kehidupan sekarang, semrawut sumpaelnya Jakarta.

 

Sekitar hari ke-6 atau sehari yang lalu selama 6 hari Saya tidak mengkonsumsi berbagai makanan terkecuali beberapa teguk air putih mineral, Saya sempatkan minum air putih pada saat kebelakang buang air kecil, sekali di malam hari. Terlebih rokok, sudah lama Saya tidak merokok. Dihari itu dimalam harinya Saya meminum beberapa kaplet parasetamol, sirup obat batuk sachet dan minuman suplement extrajos dilarutkan dalam setengah gelas air, meminumnya sekaligus perut dalam keadaan kosong berhari-hari. Sekitar 2 jam setelah dikonsumsi mulai terasa tubuh menggigil berkeringat panas dingin, hingga dipagiharinya dengan bersusah payah bergerak kedapur guna memanaskan air sebagai penghangat tubuh. Sebelum menghudupkan kompor demam terasa semakin parah, dan Saya terhenti terduduk, tidak ada yang kurasakan, pandangan mata terlihat gelap remang-remang memerah. Selain tidak merasakan apa-apa pada anggota tubuh, jarak pandang hanya sekitar satu meter kedepan, berbagai suara hanya terdengar menggema perlahan tidak jelas serta tidak dapat melihat kondisi keadaan dan bentuk tubuh sendiri, Hanya tersisa Sedikit dapat berfikir. Ini tidak hanya sekali, puluhan kali Saya merasakan seperti ini, dan sangat berharap berdoa inilah terakhir, -Subhanallah, MasyaAllah Alhamdulillah ya Allah,..- dalam batin Saya. Dan ternyata hanya berlangsung sekitar satu jam, setelahnya mulai terasa kembali bentuk tubuh dan demam.