Jangan takut miskin dengan kebiasaan bersedekah

rizki dan sedekah

Sun, 09 Feb 2020 3:08am (4-tahun lalu)

Dengan bersedekah rizki semakin bertambah
Kalimat tersebut menjadi sorotan warga Indonesia, tentu saja, 200juta penduduk Indonesia menginginkan kekayaan, apa rahasia umat islam dengan dalil -bersedekah rizki semakin bertambah-.

 

 

Pribadi judi

Secara logika serta prinsip ekonomi hal tersebut tidak dapat dibenarkan, bagaimana harta atau uang yang dikeluarkan dapat menambah saldo mengganti keuangan yang dikeluarkan/ disedekahkan?

Jika mendengar dengan anggapan, -rizki akan datang dari arah mana saja jika rajin bersedekah dan berdoa- jutaan zikir Ya Rozak, berdoa serta banyak-banyak bersedekah dengan tujuan harapan rizkinya akan dilipatgandakan dan bertambah, merupakan pribadi judi yang tidak dibenarkan dalam Islam, bahkan dikhawatirkan akan timbul umpatan, kekecewaan kekesalan sebab kehidupan perekonomian atau rizki dihidupnya tidak kunjung bertambah atau mungkin bertambah parah malah tertimpa musibah dengan megkaitkan sedekah. Dalam ungkapan jawa terdapat kalimat -krokotono kloso- bagi yang menginginkan perekonomian membaik namun sebagian besar waktunya dihabiskan berdoa berzikir kepada Allah.

"Ya Muhaimin ya Ghofur,.. Allah mengasihi dan maha Pengampun, ya Wadudu Allah sangat menyayangi semua mahluknya. cukupkanlah harta benda umatMu,.."

 

 

Arti kalimat dengan bersedekah rizki semakin bertambah

Islam pada intinya yaitu pembentukan qalbu (hati), hidup tidak layaknya kerbau dicocok hidungnya. Dengan kebiasaan bersedekah hidup menjadikan lebih tentram, tidak sombong dengan kemampuan atau hasil kerjanya. Menyisihkan sebagian hasil yang Kita usahakan kepada tujuan akhirat (masjid) atau orang yang lebih membutuhkan dari kita setidaknya menjadikan pribadi lebih bersyukur, memikirkan kehidupan orang lain dan tidak takut jika rizki atau kehidupannya berkurang.
Uang dan harta adalah rizki, begitu juga kesehatan juga rizki. Kita merasakan kesehatan rizki disaat sakit. hidup adalah rizki, Kita merasakan dikaruniai kesempatan hidup rizki setelah mati atau menjelang wafat. termasuk udara yang Kita hirup, mata, pendengaran, lidah perasa kesemuanya rizki dan rizki terbesar yaitu Ketentraman Hati, kesemuanya rizki pada saatnya akan hilang. tidak menginginkan terlalu kaya kaya lebih lebih tanpa usai atau tidak takut jatuh miskin harta.

 

 

Bersedekah yang diterima Allah -ikhlas

Bersedekahlah dengan hati yang penuh ikhlas, tidak perlu pamer saat bersedekah serta tidak menuntut ganti rugi. Ketentraman senantiasa bersama hidup Anda dan ucapkan -inalillahi,..- jika tertimpa musibah, tetap bertawakal ikhlas kepada Allah. Mencapai ilmu Islam sangat sukar, kesejukan iman, ketentraman batin, hati tentram kaya raya merupakan perjuangan yang sulit.

 

 

Islam tidak mengajarkan Hidup dalam keadaan Miskin

Tidak dibenarkan Hidup dan Mati dalam Keadaan Lingkungan Kekurangan. Miskin atau Kekurangan Identik dengan Kebodohan, Miskin Ilmu, Miskin Harta. Ilmu mencangkup berbagai bidang tentu, bukan hanya mencangkup ilmu study pendidikan, melainkan aktifitas dalam kehidupan. Berpasang-pasangan, bertindak aktifitas kegiatan dengan berfikir lebih luas.

Pedagang atau Pengusaha Hasil setiap hari segitu-segitu saja, tedapatnya lebih (sedikit) beramal. terpenting keluarga sehat, terdapat beberapa tabungan jaga-jaga musibah atau pengeluaran lebih. Merupakan Kesalahan.
Hasil 2ekor ikan, sebutir guna lauk hari ini, sisakan 1 lauk esok. Merupakan Kesalahan.
Merupakan Kesalahan dalam ilmu fikih, kesalahan penjabaran. Berkembanglah Lebih, laki-laki merupakan Pemimpin.

 

 

===Penulis pernah terpuruk selama 2tahun, bukan karena tidak bersyukur, namun pasrah dengan garis hidup yang berbeda saat menginginkan pasangan pendamping hidup dan belum tercukupi + belum kesiapan karir.

Sekian dulu, ada kesempatan dan jika perlu akan ditambahkan===