Kembangkan minat wirausaha Indonesia

Keturunan orang bingung

Fri, 21 Feb 2020 3:20am (4-tahun lalu)

Salah satu ciri negara pasif mati tidak berkembang yaitu menurunnya minat penduduknya dalam berwirausaha wiraswasta, dan itu terjadi di Indonesia. Perputaran ekonomi terhenti dan semakin memperkaya Perusahaan besar yang mayoritas milik Asing.

 

 

Menjadi orang gajian

Gaji pegawai karyawan penghasilan pas-pasan UMR

Sebagian besar penduduk Indonesia 60% ekonomi menengah kebawah selepas lulus SMA mencoba berkarir dengan kemampuan basicnya yang belum ada. Menjadi karyawan sekiranya kesenangan mereka diawal bekerja. bagaimana tidak, merasa mendapatkan uang besar pertamakalinya dalam hidup dengan usahanya sendiri. Yang sebenarnya penghasilan karyawan, terlebih pendidikan akhir SMA cukup kurang untuk biaya hidup Serta Kemampuan dan keuangannya sukar berkembang.

 

Kehidupan pekerja pabrik semper

Pekerjaan terbesar dengan jumlah karyawan pekerja terbanyak lulusan SMA di Indonesia yaitu sebagai karyawan buruh pabrik. Lokasi di Semper Jakarta terdapat ratusan perusahaan garmen pabrik-pabrik pembuatan pakaian yang sebagian besar pemilik perusahaan asing. Penghasilan mereka UMR paspasan dengan kehidupan yang melelahkan.
Saat itu Kami berkunjung kerumah teman yang memiliki hunian kos-kosan tempat tinggalnya para buruh pabrik di semper dan menyaksikan kehidupannya :
pukul 05 sore (jam pulang) berjubel ribuan para pekerja keluar lokasi pabrik saling berhimpit-himpitan, dengan raut muka lelah dan penat. sesampainya dirumah istirahat, bersih-bersih, sebagian mencuci pakaian. Hunian mereka relatif lebih murah dengan fasilitas kamar tidur serta ruang dapur, untuk kamar mandi kegiatan MCK terpaksa harus mengantri. meski begitu harga sewa huniannya lebih dari 50% penghasilan perbulan. Kehidupannya ngirit hemat, berusaha dikumpulkan untuk pulang kampung bersama keluarga saat menjelang libur panjang hari raya.
Hasil akhir jika berhenti bekerja, selama bertahun-tahun mereka tanpa kemampuan selain aktifitasnya menjahit dan tanpa keuangan didapat.
Membeli gadged, notebook dan perangkat elektronik canggih lainnya yang ia kumpulkan dari penghasilan tiap bulan dan ia pamerkan.

2002 usia kami 17 (1984) lebih memilih Penjual Koran (senen, glodok), kuli buruh bangunan, penjual sate, menunggu wartel jam 4-9pagi, penjual telur dor-todor, mencari obat sisa tidak terpakai tiap rumah. sedikit memang pendapatan dibawah umr 600ribu 2002, namun keinginan berbeda.

 

siapa suruh datang jakarta

Pemberhentian lampu merah. selain pedagang pengamen, beberapa menawarkan menyuguhkan ijazah mereka, S1 hingga S2 menginginkan Pekerjaan. kebanyakan mereka Gengsi dengan Pendidikan titel dengan Kegiatan. Sebentuk bocoran family Kami, Mas Har, S1 dengan IP up3, pribadi bagus, kegiatannya tukang parkir kawasan Lampung, malu tentu mendapat pekejaan familynya sendiri yang kebanyakan berkecukupan.

 

 

Gaji pegawai karyawan penghasilan lumayan

Tidak jauh berbeda dengan Pekerja Gaji penghasilan pas-pasan dalam hal kehidupan, penat dan lelah. Bagaimana hidup memiliki atau diatur manager bos dengan rutinitas kegiatan monoton setiap hari, jika tetap betah pada kehidupan karyawannya selama bertahun-tahun tidak ada kemampuan keahlian yang didapat. Kegiatannya hanya memperkaya perusahaan yang sebagian besar milik Asing.

 

Minat PNS membludak

Tahun 90-an sama sekali tidak ada minat masyarakat menjadi pegawai pemerintahan PNS, dimulai tahun 2005 minat PNS penduduk membludak semakin banyak. diera maju masyarakat hanya ingin Aman, terjamin, tidak ada minat bekerja kreasi usaha.

 

Merasa Aman -Faktor penyebab minat karyawan

Bukan kegiatan pekerjaannya, melainkan Uang yang harus didapat rutin setiap bulan, terlebih berpensiun/ tunjangan dihari tua, merasa aman,.. syukur jika betah (atau dibetah-betahkan) dalam kehidupannya, bagaimana jika di PHK atau terlibat korupsi atau terdapat tuntutan memiliki affair istri simpanan.
Jika Anda memiliki cita-cita atau berkeinginan menjadi Pegawai yang berpenghasilan tetap, tunjangan atau hasil uang lainnya, sukar dijabarkan selain kalimat -keturunan orang bingung,..- . tidak akan berkembang.




Study guna berwirausaha

Ilmu dapat diperoleh dengan study atau pengalaman bekerja. study bukan mencari title melainkan ilmunya yang akan diusahakan berkegiatan dalam masyarakat.


kebebasan itu mahal -wiraswasta wirausaha

sebagaimana usaha yang Anda kerjakan, Anda adalah bos pemimpin perusahaan, berkembang tidaknya perusahaan usaha Tergantung kemahiran kemampuan Anda berUsaha pada perusahaan tersebut. Banyak sekali jenis usaha yang dapat dilakukan, jangan takut bangkrut,.. jika merasa kalah persaingan, ibarat tarik tambang, -berikan tali tambang tersebut pada lawan, Anda masih dapat membeli tambang baru- .
Persaingan adalah bagus bagi perkembangan negri, selain itu pelaku menjadi lebih pandai.

 

 

Hindari Menjual Lahan Produktif

Lahan Produktif mencangkup, sawah, perkebunan atau berbagai wirausaha. terdapatnya aturan pemerintah lahan tersebut, perlindungan sipil dan pengusaha. 1993, refisi 2001, mungkin terdapat terbaru.

Penekanan lain:
Usia 12 Kami 90an berbagai padepokan pedesaan, seorag Kiai atau Ustad berceramah "kuliah, S1 S2 S3 SSSS! celanaya lapis emas,.. minta kendaraan, lapisi emas,.." para satri tertawa dengan kalimat tersebut. Ruang tertentu Kami menanyakan "Seorang Petani, Tukang becak, menginginkan anaknya tidak bernasip sama dengan ayahya ?" Ustad hanya tersenyum memandang Kami, Bodoh Kolot pemikiran saat itu, ternyata memiliki kecerdasan berbeda yang memahami para santri asuhnya.

 



Darimana memulai wirausaha wiraswasta
Bangun gedung rumah sakit, pekerjakan para dokter dan pekerja lainnya pada gedung rumah sakit tersebut. Bangun universitas, pekerjakan para dosen mengajar pada unifersitas tersebut. atau bentuk usaha lain menjadi kontraktor kontruksi, membentuk usaha konsultan kontruksi, membangun usaha kurir kantor pos, membuka toko ponsel atau komputer.

Tidak ada modal ?
Berikan sertifikat tanah, lahan, bangunan atau barang kendaraan Anda sebagai Jaminan, agunan bank. perusahaan bank memberikan suku bunga yang relatif rendah, tidak lebih dari 1% pertahun. jangan tergiur jenis pinjaman yang tidak logika, berhati-hati, cermat dan teliti, peraturannya dalam perundangan -semua jenis usaha atau transaksi diatas 2 juta rupiah harus terdapat dokumen data hitam diatas putih bermaterai tertera masing-masing pihak-. Pinjaman online instant dalam masyarakat merupakan bentuk kerjasama dengan Perusahaan Preman.

 

Tanpa modal sama sekali ? tetap terus bekerja kegiatan, bangun relasi, hindari berkahwin.